Kominfo News :
Home » , » Perayaan Meriah St.Laurentius

Perayaan Meriah St.Laurentius

Written By Paroki St. Laurentius Bandung on Sunday, October 7, 2012 | 8:14 PM

Dari namanya juga sudah jelas: Paroki St. Laurentius. Jadi sudah pasti pelindungnya adalah Diakon dan Martir, St. Laurentius. Meski Hari Raya St. Laurentius jatuh pada tanggal 10 Agustus, namun umat Paroki St. Laurentius merayakan Hari Raya ini pada Sabtu, 11 Agustus lalu.

Sebuah Misa Syukur sudah disiapkan untuk merayakan hari istimewa ini. Pastor Alfons Bogaartz, OSC; Pst. Yulius Hirnawan, OSC; Pst. Hadrianus Tedjoworo, OSC; dan Pst. Charles Loyak Deket, OSC berkenan memimpin misa yang berlangsung pada pukul 17.00 tersebut. Warna merah, warna khusus perayaan martir mendominasi dekorasi gereja sore itu. Sebuah jambangan bunga diletakkan di atas sebuah panggangan mendominasi altar sore itu. Ini untuk melambangkan St. Laurentius yang mati sebagai martir dengan dipanggang oleh Tentara Romawi. Lagu pembukaan yang dibawakan oleh koor gabungan dari Alumni Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) dan St. Caecilia terdengar gegap gempita diiringi St. Laurent Chamber Orchestra (SLCO).

Setelan batik dan warna-warni cerah khas pesta memenuhi bangku umat. Gereja memang tidak penuh sesak, namun suasana perayaan tetap kental terasa. Apalagi ditambah dengan berbagai lagu bernuansa gembira yang cukup umum dikenal umat. Sehingga umat pun dapat turut serta bernyanyi memeriahkan perayaan ini.

Bacaan yang dibawakan dalam Misa Perayaan ini membawa pesan mendalam, “Sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita”. Pemberian sekecil apapun jika diberikan dengan sukacita dan penuh kerelaan selalu akan punya tempat tersendiri di sisi-Nya. Hal ini berhubungan sangat erat dengan Bacaan Injil sore itu yang mekumandangkan kerelaan biji, “ … jika biji tidak mati ia tetap satu saja, tapi jika ia mati menghasilkan buah limpah." 


Karena ini adalah perayaan St.Laurentius, tentu kita pun butuh lebih mengenal pelindung Gereja kita ini. Hal paling menonjol dari St.Laurentius adalah cintanya pada Yesus. St.Laurentius meletakan Yesus di posisi paling atas, paling pertama di hidupnya. Hal ini kemudian dibuktikan dengan menjadi martir karena membela apa yang ia imani.

Lalu bagaimana dengan kita? Apakah cinta kita pada Yesus jua telah kita posisikan di tempat teratas? Apakah kita mampu tersenyum dengan penuh kerelaan dalam meneladani sikap Yesus? Tentu saja pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak untuk dijawab langsung melainkan untuk direnungkan lebih dalam lagi.

Lagu “St. Laurentius, Pelindung Gereja” pun berkumandang gempita mengakhiri perayaan Ekaristi sore itu. Namun perayaan ini masih berlanjut, usai Misa istimewa ini semua umat diundang untuk mengikuti Perayaan “From Laurent with Love” yang telah disiapkan oleh Seksi Orang Muda Katolik (OMK) St. Laurentius. (IVY)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Paroki St. Laurentius Bandung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger