Kominfo News :
Home » , » Tuhan: copyright atau right to copy

Tuhan: copyright atau right to copy

Written By Paroki St. Laurentius Bandung on Saturday, October 6, 2012 | 10:48 PM

Bil 11:25-29; Yak 5:1-6; Mrk 9:38-43.45.47-48

Ada sebuah berita menarik di sebuah majalah. Berita itu menyebutkan bagaimana sebuah kata itu dinyatakan hanya boleh dipakai oleh agama tertentu saja. Agama
lain tidak boleh memakainya. Kata “ALLAH” dinyatakan sebagai copyright kelompok tertentu itu. Begitu banyak tanggapan dan komentar dilayangkan berkenaan dengan berita tersebut. Kata itu adalah hak kelompok tertentu dan tidak boleh dipakai oleh siapapun di luar kelompok mereka.

Oleh:
Pst. Yulius Hirnawan, OSC
 
Bagi kita yang tinggal di tengah aneka agama dan budaya. Bukankah agama dan budaya itu mengjarkan prinsip kebaikan? Bukankah kebaikan-kebaikan itu seringkali sama satu sama lain, universal dan manusiawi?

Pengalaman injil hari ini mau memperlihatkan bagi kita bagaimana Yesus mengajak sikap terbuka kepada kita semua kebaikan yang juga ada di kelompok lain: kristiani yang lain, agama lain. Tidak mungkinlah seandainya orang itu taat kepada Allahnya serentak melakukan tindakan yang bukan tindakan Allahnya? Oleh karena itu Yesus mengajak murid-muridnya juga memiliki sikap terbuka. Tidak ada alasan bagi para muridnya untuk melarang orang-orang yang berbuat baik denga memakai nama Yesus.

Meneladan Yesus yang bersikap terbuka terhadap semua orang, menjadi harga mutlak dan tidak perlu di-claim milik kelompok tertentu. Tuhan adalah kebaikan dan mestinya bukan copy right diubah menjadi copy to right. Kebaikan atas nama Tuhan harus ditularkan gratis dan bukan milik kelompok tertentu.
Amin
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Paroki St. Laurentius Bandung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger